Cara Membuat Burung dari Kertas Origami

Minggu, 09 Desember 2018

Cara Membuat Burung dari Kertas Origami

Belajar membuat burung dari kertas dengan seni orogami bisa menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan. Cukup menggunakan sehelai kertas origami persegi, kita bisa menghasilkan sebuah seni kriya yang sangat cantik. Burung kertas dengan sayap bisa dikepakkan merupakan teknik origami dengan tingkat kesulitan menengah. Namun bila berhasil, semua orang akan terkesan dan kita pun puas. Berikut langkah dan cara membuat burung dari kertas dengan teknik origami.


Burung dari Kertas Origami

Kertas origami adalah jenis kertas aneka warna dengan bentuk persegi. Kertas ini banyak dijual di toko kertas atau toko buku dalam kemasan satu pak berisi puluhan lembar berbagai warna. Kita bebas menentukan warna kertas origami apa saja untuk bentuk burung yang akan dibuat. Bahkan kertas bermotif akan membuat tampilan burung kertas menjadi begitu indah dengan sayap warna-warni. Bila menggunakan kertas origami berwarna sama bolak-balik maka sebelum mulai melipat, kita beri tanda kecil untuk menandai sisi kertas. Bagian yang menghadap meja merupakan bagian yang nantinya terlihat manakala karya ini selesai dibuat.

Cara membuat burung dari kertas dimulai dengan menempatkan kertas origami di atas meja dimana sudut bawah kertas mengarah ke kita. Selanjutnya sudut atas dan sudut bawah kertas dipertemukan, lantas tekan menggunakan jari untuk merapikan lipatan. Kini kertas membentuk segitiga dimana sudutnya mengarah ke kita. Setelahnya bentangkan lagi kertas itu seperti bentuk semula. Putar kertas kemudian lakukan hal yang sama namun kali ini dengan mempertemukan sudut kertas yang lain dengan sudut di seberangnya. Rapikan lipatan dengan menekannya menggunakan jari. Maka kedua lipatan tadi akan menciptakan huruf X antar sudut. Bentangkan lagi kertas ke bentuk awal.

Langkah berikutnya, posisikan kertas di depan kita dimana sisi bawah kertas sejajar dada. Selanjutnya kertas dilipat jadi dua dan tepi atas dan tepi bawah kertas dipertemukan. Rapikan lipatan menggunakan jari. Bentangkan lagi kertas ke bentuk awal. Putar kertas ke samping kemudian lipat jadi dua sekali lagi. Tekan dengan ujung jari untuk merapikannya. Bentangkan lagi kertas ke bentuk awal persegi. Kini kita sudah membuat empat bekas lipatan dengan perpotongan pada tengah kertas

Kedua sisi kertas sepanjang lipatan horisontal ditekan lalu sudut kiri dan kanan dipertemukan ke sudut bawah. Maka kedua sisi akan bertemu di tengah, dimana sudut atas kertas akan terlipat menumpuk di atasnya yang menciptakan bentuk persegi berukuran lebih kecil. Kita harus sedikit cermat untuk mempertemukan kedua sisi di bagian tengah kertas. Tekan dan jelujur semua lipatan menggunakan jari sehingga akan menjadikannya lebih lentur. Bila kita mencobanya secara betul maka bentuk persegi kecil mempunyai lipatan mulai sudut atas menuju sudut bawah.

Posisikan sudut bawah kertas menghadap ke dada kita, selanjutnya buat lipatan dari lapisan depan kertas mulai sudut kanan ke dalam agar bagian tepi sejajar lipatan tengah. Selalu manfaatkan ujung jari untuk merapikan lipatan yang kita buat. Kerjakan langkah serupa dengan membuat lipatan pada lapisan depan kertas mulai sudut kiri ke dalam agar bagian tepi sejajar lipatan tengah. Rapikan lipatan menggunakan ujung jari. Hasilnya adalah bentuk serupa layang-layang kecil.

Kini kertas kerja nampak membentuk layang-layang pada sepasang sisi kanan dan kiri. Lanjut dengan melipat sisi atas layang-layang ke bawah, rapikan lipatannya. Selanjutnya buka lagi lipatan yang baru saja dibuat itu. Posisikan kertas dimana sudut bawah yaitu bagian yang lipatannya bisa dibuka untuk menampakkan bagian dalam menghadap ke arah kita. Angkat lapisan depan dari sudut bawah ke atas kemudian pipihkan. Kini kertas kerja nampak menyerupai bentuk wajik menumpuki layang-layang.

Ketika menarik ke atas sudut bawah maka dengan sendirinya pinggir kertas akan membentuk wajik menuruti lipatan yang telah dibuat. Untuk sisi yang lain pun dibuat lipatan yang sama. Buka bentuk layang-layang di bagian belakang kertas. Posisikan kertas agar sudut bawahnya yaitu sisi yang lipatannya bisa dibuka yang akan menampakkan bagian dalamnya menghadap ke dada kita. Tarik ke atas lapisan depan kertas dari sudut bawah kemudian pipihkan dengan rapi. Kini sisi kanan dan kiri kertas membentuk wajik. Kedua wajik mesti betul-betul sejajar satu dengan yang lain.

Kemudian kertas bagian kanan bawah dilipat secara melintang ke sisi kanan atas. Lalu lipat bagian kiri bawah kertas secara melintang ke sisi kiri atas. Kini kita mempunyai tiga bagian dengan bentuk segitiga dimana seluruhnya mengarah ke atas atau menjauhi arah kita.

Kertas kemudian dibalik dan lipatannya dibuka. Kini pegang sisi bawah kertas yang baru saja dilipat kemudian buka dan lipat ke atas lantas masukkan ke dalam lipatan. Lipatan tadi kemudian ditutup. Pegang bagian kertas yang kini ada di tengah kemudian tarik agar kedua lipatan tetap tertutup. Tarik kertas agar seluruh tepiannya menjadi sejajar. Jangan lupa untuk merapikan lipatan dengan menekannya menggunakan ujung jari. Untuk sisi yang lain pun dilakukan hal yang sama dengan begitu kita mempunyai bentuk kepala dan ekor yang mengarah ke atas dalam posisi melintang.
Karajinan Tangan Simple lainya :

Kertas kemudian dibuka untuk menampakkan kedua lipatan, lipat bagian ujung ke bawah agar berada diantara kedua lipatan. Selanjutnya jepit seluruh lipatan berbarengan dan rapikan lipatan menggunakan ujung jari. Buat lipatan membentuk segitiga yaitu yang terdapat di tengah bentuk kertas di lapisan depan ke bawah dengan posisi sedikit serong sehingga menyerupai bentuk sayap. Bentuk sayap itu kemudian dilipat dengan posisi lebih menghadap ke kepala dan tak lurus ke bawah. Lipatan yang sama pun dibuat untuk membuat sayap yang satunya. Cek bahwa kedua sayap dalam posisi sejajar satu dengan yang lain. Sembari memegang leher burung, bagian ekor ditarik secara melintang agar sayap bisa terkepak

Tuntas sudah langkah dan cara membuat burung dari kertas dengan teknik origami. Buat beberapa lainnya dengan warna kertas lain untuk digunakan sebagai hiasan meja belajar.